Home » Main » Rahasia Utam Rusdiana menjadi kiper utama Arema

Rahasia Utam Rusdiana menjadi kiper utama Arema

Posisi kiper utama Arema FC sepenuhnya akan menjadi milik Utam Rusdiana hingga di akhir musim ini. Dikarenakan, kiper yang berasal dari Sidoarjo tersebut sudah menjadi pilihan utama dalam delapan pertandingan terakhir.
Pada saat melawan PSMS Medan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Minggu (28/10/2018), Utam memperlihatkan progres yang luar biasa. Dengan lima penyelamatan yang apik dilakukannya sehingga Arema menang dengan lima gol tanpa adanya kebobolan.
Setelah pertandingan berakhir, Utam memang mengakui ada grafik yang meningkat di penampilan dalam dirinya. Hal itu tidak lepas dari permainan duetnya dengan pemain belakang seperti dengan kuartet Alfin Tuasalamony, Hamka Hamzah, Arthur Cunha, dan Ahmad Alfarizi.
“Sekarang komunikasi juga lebih baik dan terbiasa karena kiper harus selalu berkoordinasi dengan pemain belakang,” tegasnya.
Dalam setiap pertandingan, Hamka Hamzah terlihat paling sering untuk berkomunikasi bersama Utam. Tak jarang Hamka harus berbicara dengan nada yang tinggi apabila melihat Utam salah untuk mengantisipasi bola.
Tetapi, hal itu pun juga membuat banyak mendapat masukan. Terutama dari segi penempatan posisi sehingga saat ini dia lebih sering melakukan penyelamatan yang baik. “Bagi kiper, kalau sering dapat kesempatan bermain, tentu feeling ball juga terus meningkat,” jelas Utam.
Apabila ditotal, untuk musim ini Utam sudah diberi kesempatan bermain dalam 12 pertandingan dan kebobolan 14 gol. Meski, cukup banyak kebobolan, dalam dua pertandingan terakhir, Utam tidak lagi dengan memungut bola dari gawangnya sendiri.
Kebetulan di sisa laga untuk musim ini, Arema sudah tidak lagi dijadwalkan dengan menghadapi tim besar, jadi dapat diprediksi tekanan terhadap pertandingan bagi tim berjuluk Singo Edan tersebut tidak terlalu besar. Lawan yang tersisa adalah PSIS Semarang, Barito Putera, Perseru Serui, PS Tira, Persela Lamongan, dan Sriwijaya FC.
Meski begitu, Utam tinggal menjaga fokus dalam setiap pertandingan karena dia tidak ingin kesempatan sebagai kiper utama Singo Edan lepas, mengingat bahwa perjuangan untuk mendapatkan posisi tersebut sangat berat.
Utam, yang diawal musim jadi kiper ketiga Arema, harus bersaing dengan beberapa kiper berpengalaman. Kini ada kiper asing Srdan Ostojic dan Kurniawan Kartika Ajie. Jika Utam bermain buruk, posisinya siap digeser oleh dua kiper tersebut.