Home » Main » Paris Saint-Germain Guna Dalam Memboyong Neymar dan Kylian Mbappe

Paris Saint-Germain Guna Dalam Memboyong Neymar dan Kylian Mbappe

Hambatan aturan Financial Fair Play kepada Paris Saint-Germain yang dalam menghabiskan biaya besar pada beberapa tahun terakhir, khususnya dalam memboyong Neymar dan Kylian Mbappe, yang menyebabkan klub ibukota Prancis tersebut itu membuat manuver unik pada bursa transfer musim panas ini.
Yang paling bagus ialah sukesnya keberhasilan mereka mendatangkan pemain dengan kasta kedua Liga Inggris, yakni pemain bernama Eric Maxim Choupo-Moting dari klub Stoke City.
Pemain yang berpaspor Kamerun itu diboyong dengan tanpa mengeluarkan biaya dan diikat dengan perjajian kontrak selama dua tahun di Parc des Princes. Salah satu yang tengah dipikirkan oleh PSG memboyong pemain Choupo-Moting dipercaya sebab dalam rekomendasi manajer Thomas Tuchel yang dulunya pernah menjadi penggantin berumur 29 tahun tersebut ketika di Mainz.
“Saya yang justru merasa sangat terhormat menjadi bagian dari klub besar Eropa ini, Paris Saint-Germain,” paparnya.
“Saya memiliki keinginan untuk menyatakan terima kasih terhadap sang direktur dan manajer atas kepercayan yang mereka perlihatan degan memboyong diriku. Saya bakal memberikan kemampuan yang bisa berikan di lapangan, ketika setiap hari, untuk memboyong mengenai dedikasi saya kepada klub baru.
“Tiba di Prancis, negara besar yang paling besar ialah momen fantastic dalam masalah sepakbola, adalah momen fantastis dalam karir saya. Saya akan bermain dengan beberapa rekan yang istimewa dan saya tidak sabar untuk merasakan atmosfer Parc des Princes!”
Selain Choupo-Moting, sang juara denga juara bertahan selama Ligue 1 Prancis itu sebelumnya berhasil memboyong Juan Bernat dari Bayern Munich menjadi penutupan dari bursa transfer.