Home » Main » Komentar Fabiano Beltrame setelah raih kemenangan melawan PSM Makassar

Komentar Fabiano Beltrame setelah raih kemenangan melawan PSM Makassar

Kebangkitan dari Madura United di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak disambut dengan suka cita oleh seluruh pihak. Mereka telah berhasil menaklukan PSM Makassar dengan tiga gol tanpa balas di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Senin malam (29/10/2018).
Pemain, jajaran pelatih, dan juga manajemen, menghampiri para suporter yang saat itu berada di tribune ketika seusai laga berakhir. Dapat dilihat bahwa kemenangan ini terasa sangat spesial, dan terlebihnya lagi diraih atas tim yang sedang menduduki puncak klasemen.
Kapten Madura United yaitu Fabiano Beltrame, dengan sangat bersyukur bahwa timnya akhirnya kembali untuk meraih kemenangan. Dia merasa timnya untuk saat ini sudah menemukan kembali jalan yang sudah seharusnya untuk kedepan.
“Saya pikir teman-teman, meski sempat kalah, justru merasa termotivasi untuk bangkit. Kami selalu punya kata yang baik, bukan untuk jatuh, tapi supaya bangkit. Itu yang kami inginkan bersama tim ini,” kata stopper yang berasal dari Brasil itu.
Memang bukan hal yang mudah Madura United bisa memperoleh tiga angka di laga ini. Kita ketahui bahwa mereka harus meraih poin penuh atas PSM, yang merupakan tim dengan rekor 10 pertandingan tidak terkalahkan sebelum laga ini digelar.
Dan juga, Laskar Sapeh Kerrab saat ini dalam kondisi terpuruk setelah gagal menang dalam tiga laga yang sudah dijalani sebelumnya, termasuk tumbang di kandang. Paling baru adalah mereka tidak berkutik dengan 0-4 dari Persebaya Surabaya (25/10/2018).
“Orang menyebut kami sudah mati, tapi kami sudah membuktikan masih hidup. Kami kerja dan menang melawan tim besar. Kami punya kualitas untuk melawan tim mereka. Nanti di sisa pertandingan, kami bisa maksimal untuk mendapatkan poin,” imbuhnya.
Fabiano sebagai kapten tim sekaligus pemain gaek dan sarat pengalaman mengemban tugas untuk mengangkat kembali mental pemain. Dia merasa, pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, juga memegang peran penting untuk kemenangan tim.
“Mungkin itu hasil latihan coach yang memberi kami lebih banyak kesempatan latihan dan belajar. Saya pikir selalu mencoba terus, meski gagal, sangat bagus. Kami semua sudah berjuang maksimal dan meraih hasil positif,” kata pemain berusia 36 tahun itu.