Home » Main » Finalis Liga Champions Musim Lalu, Liverpool Tetap Mulai Dari Nol

Finalis Liga Champions Musim Lalu, Liverpool Tetap Mulai Dari Nol

Liverpool pada musim kemarin finis sebagai finalis Liga Champions. Pelatih Juergen Klopp mengatakan jika pencapaian tersebut tidak lantas membuat Liverpool mendapatkan jalan yang mudah pada musim ini.
The Reds yang menjadi salah satu kejutan di ajang Liga Champions pada musim kemarin. Tidak masuk dalam list unggulan, mereka justru dapat terus melaju ke babak final dengan mengalahkan para skuad semacam Manchester City dan As Roma.
Pada kompetisi puncak Liverpool mengalami kegagalan dalam meraih trofi. Mereka yang mengalami kekalahan dengan perolehan skor 1-3 ketika kontra Real Madrid.
Liverpool yang akan mengawali perjalanan barunya di ajang Liga Champions. Klopp mengatakan jika menjadi finalis pada musim kemarin tak lantas membuat perjuangan menuju juara musim ini menjadi lebih gampang, namun minimal sudah terdapat pengalaman yang berharga.
“Semenjak hasil undian pada babak penyisihan grup, tiap-tiap pertanyaan yang saya jawab mengenai masalah Liga Champions dan yang menjadi harapan kami pada musim ini. Kami berfokus untuk menjadi finalis. Namun apa yang kami perbuat pada musim kemarin tak menarik minat saya dari perspektif sepakbola, sebab menurut saya itu bukanlah hal yang penting,” papar Klopp.
“12 bulan kemarin pada saat kami mengawali perjalanan kontra Sevilla, kami tak memikirkan Kiev dan juga babak final dan sekarang ini mesti sama lagi,” lanjutnya.
“Kami tak diberikan tambahan gol, poin, maupun keuntungan lainnya sebab pada musim kemarin kami mencapai babak final. Kami akan bermula dari awal lagi, yang menjadi jalan baru juga perjalanan baru. Berjuang untuk mengukur maupun memperkirakan untuk sekarang ini, sebelum kami menjalani tiap menitnya dari satu kompetisi,” Klopp menegaskan.
Walau sebenarnya tidak suka untuk membahas perjalanan Liverpool pada musim kemarin, Klopp yakin jika terdapat pelajaran yang bermanfaat.
“Manfaat yang bisa kami peroleh pada musim kemarin ialah pengalaman kolektif. Kami dapat memanfaatkan rasa senang serta antisipasi. Kami bakal memperoleh manfaat jika kami tak butuh untuk takut dan bahwa ini ialah sebuah pertandingan, dimana kami bisa mengekspresikan diri dan menjadi positif,” sambungnya.
Liverpool akan mengawali perjalanan pertandingan ajang Liga Champions pada musim ini dengan bertanding melawan Paris Saint-Germain di kompetisi yang dilangsungkan di Anfiled, pada Rabu (19/9/2018) dinihari WIB.