Home » Main (Page 2)

Category Archives: Main

Lippi : Kartu Merah Ronaldo Tak Masuk Akal

Manajer Marcello Lippi yang juga ikut memberikan komentarnya mengenai kartu merah yang diterima Cristiano Ronaldo. Dirinya merasa terdapat seseorang yang sedang berhalusinasi.
Ronaldo yang mendapatkan kartu merah pada saat kompetisi Juventus kalahkkan Valencia pada matchday 1 Liga Champions. Kartu merah dihadiahkan oleh wasit Felix Brych dengan melakukan diskusi terlebih dahulu dengan asisten wasit atas sanksi kontak fisik Ronaldo dengan Jeison Murillo.
Kalau melihat peristiwa tersebut dari tayangan ulang, kontrak fisik tangan Ronaldo di bagian kepala Murillo bukanlah berbahaya. Sebelumnya manajer Valencia, Marcelino Garcia Toral, juga tak habis pikir dengan kartu merah itu.
Ketidakpahaman atas sanksi kartu merah yang diberikan kepada Ronaldo juga mendatangkan komentar dari eks pemain Real Madrid dan Barcelona, Luis Figo. Dirinya mengatakan jika keputusan dari wasit itu terlalu berlebihan. Dan sekarang justru gantian Lippi yang memberikan komentarnya.
“Ronaldo menerima sanksi kartu merah sebab seseorang tengah berhalusinasi,” ujar Lippi. “Anda takk dapat mengorbankan sebuah kompetisi, dan dengan atas semuanya itu, kondisi semacam itu mungkin saja dapat membuat larangan bermain dua kompetisi,” lanjut pelatih Tim Nasional China tersebut.
Lippi juga memberikan sarannya kepada UEFA mesti secepat mungkin untuk memakai video assistant referee (VAR) di ajang Liga Champions.
“Kini UEFA mesti keluar dan mengungkapkan kesalahan mereka dengan mengatakan: ‘Tuan-tuan, kami sudah melakukan kesalahan.’ Kami tak dapat mengulang waktu sebab Ronaldo telah diusir dan kompetisi telah usai, namun hukuman tetap tak jelas dan mari secepatnya untuk memperkenalkan VAR di ajang Liga Champions,” tegasnya.

Saul Niguez Tak Akan hengkang Dari Atletico Madrid

Rencana dari klub sepakbola Manchester United dan Barcelona untuk membeli Saul Niguez kelihatannya memang tak akan lancar. Lantaran sang gelandang yang sekarang ini masih belum mempunyai niat untuk keluar dari Atletico Madrid.
Saul sendiri memang merupakan seorang pemain muda yang mempunyai keahlian yang luar biasa dan dirinya yang menjadi incaran klub papan atas. Pada umurnya yang sekarang ini memang bisa dikatakan sangat muda, dirinya telah berhasil masuk menjadi starter reguler dalam lini tengah Atletico Madrid pada tahun-tahun terakhir ini.
Dengan kemampuan luar biasa yang dirinya miliki ini sudah berhasil membuat banyak klub ingin menggunakan jasanya. Dan akhir-akhir ini juga diberitakan klub sepakbola papan atas Barcelona dan Manchester United mempunyai keinginan untuk memboyong pemain dari Timnas Spanyol itu.
United dan Barca sekarang ini memang mungkin tidak akan bisa membeli Saul Niguez. Lantaran sang gelandang yang mengungkapkan jika dirinya masih tidak ingin hengkang dari klub yang ia perkuat ini. Dan alasan kenapa Saul tak mempunyai keinginan untuk hengkang dari Atletico Madrid lantaran dirinya memang mencintai tim yang mempunyai julukan Los Rojiblancos itu.
Saul sendiri adalah pemain yang dikeluarkan oleh akademi Atletico Madrid. Dirinya yang telah bersama dengan Los Rojiblancos sejak dia masih muda. Oleh karenanya, Saul diberitakan memang benar-benar mencintai Atletico Madrid. Dirinya diberitakan ingin jadi idola untuk publik Wanda Metropolitano.
Dan Saul yang juga diberitakan tak mempunyai niat untuk hengkang dari klub sekarang ini. Lantaran Saul Niguez yang pada tahun lalu baru saja menandatangani kontrak baru bersama dengan Wanda Metropolitano. Dan manajemen Atletico juga memberikan kontrak yang hingga 9 tahun, dimana dia akan tetap bersama Atletico Madrid sampai 2026 yang akan datang.

Finalis Liga Champions Musim Lalu, Liverpool Tetap Mulai Dari Nol

Liverpool pada musim kemarin finis sebagai finalis Liga Champions. Pelatih Juergen Klopp mengatakan jika pencapaian tersebut tidak lantas membuat Liverpool mendapatkan jalan yang mudah pada musim ini.
The Reds yang menjadi salah satu kejutan di ajang Liga Champions pada musim kemarin. Tidak masuk dalam list unggulan, mereka justru dapat terus melaju ke babak final dengan mengalahkan para skuad semacam Manchester City dan As Roma.
Pada kompetisi puncak Liverpool mengalami kegagalan dalam meraih trofi. Mereka yang mengalami kekalahan dengan perolehan skor 1-3 ketika kontra Real Madrid.
Liverpool yang akan mengawali perjalanan barunya di ajang Liga Champions. Klopp mengatakan jika menjadi finalis pada musim kemarin tak lantas membuat perjuangan menuju juara musim ini menjadi lebih gampang, namun minimal sudah terdapat pengalaman yang berharga.
“Semenjak hasil undian pada babak penyisihan grup, tiap-tiap pertanyaan yang saya jawab mengenai masalah Liga Champions dan yang menjadi harapan kami pada musim ini. Kami berfokus untuk menjadi finalis. Namun apa yang kami perbuat pada musim kemarin tak menarik minat saya dari perspektif sepakbola, sebab menurut saya itu bukanlah hal yang penting,” papar Klopp.
“12 bulan kemarin pada saat kami mengawali perjalanan kontra Sevilla, kami tak memikirkan Kiev dan juga babak final dan sekarang ini mesti sama lagi,” lanjutnya.
“Kami tak diberikan tambahan gol, poin, maupun keuntungan lainnya sebab pada musim kemarin kami mencapai babak final. Kami akan bermula dari awal lagi, yang menjadi jalan baru juga perjalanan baru. Berjuang untuk mengukur maupun memperkirakan untuk sekarang ini, sebelum kami menjalani tiap menitnya dari satu kompetisi,” Klopp menegaskan.
Walau sebenarnya tidak suka untuk membahas perjalanan Liverpool pada musim kemarin, Klopp yakin jika terdapat pelajaran yang bermanfaat.
“Manfaat yang bisa kami peroleh pada musim kemarin ialah pengalaman kolektif. Kami dapat memanfaatkan rasa senang serta antisipasi. Kami bakal memperoleh manfaat jika kami tak butuh untuk takut dan bahwa ini ialah sebuah pertandingan, dimana kami bisa mengekspresikan diri dan menjadi positif,” sambungnya.
Liverpool akan mengawali perjalanan pertandingan ajang Liga Champions pada musim ini dengan bertanding melawan Paris Saint-Germain di kompetisi yang dilangsungkan di Anfiled, pada Rabu (19/9/2018) dinihari WIB.

Alasan Borja Mayoral Hengkang Dari Real Madrid

Borja Mayoral akhirnya menyatakan alasan dirinya hengkang dari Real Madrid dan memilih untuk berlabuh ke Levante dan menyandang status sebagai pemain pinjaman. Itu semua dirinya lakukan hanya dikarenakan kehadiran Mariano Diaz.
Mayoral yang hengkang dari klub Madrid di hari terakhir bursa transfer musim panas kemarin. Dua minggu sebelum dia membuat keputusan untuk berlabuh ke Levante, manajer Julen Lopetegui meminta kepada Mayoral agar dirinya menetap di Santiago Bernabeu.
Kondisi itu tiba-tiba berubah dalam beberapa hari sebelum penutupan bursa transfer musim panas. Madrid yang merekrut Mariano dari klub Lyon di tanggal 29 Agustus 2018. Kehadiran Mariano membuat waktu bermain Mayoral kian sedikit setelah sebelumnya hanya bersaing dengan Karim Benzema.
Pemain berusia 21 tahun tersebut langsung bergegas untuk meninggalkan klub dan berlabuh ke Levante di tanggal 31 Agustus, usai Sevilla dan Alaves juga mengajukan pilihan sebagai pemain pinjaman.
“Saya rasa saya masih bakal menetap di Real Madrid kalau Mariano tak datang ke klub. Saya membahasnya dengan Julen Lopetegui dua minggu sebelumnya dan dirinya mengatakan kepada saya jika dirinya berharap saya tetap menetap di klub,” papar Mayoral.
“Segala sesuatu akan terjadi. Pada bursa transfer, saat itu ialah dua minggu yang panjang. Saya memiliki opsi untuk hengkang ke Sevilla , Alaves ataupun ke klub Levante. Segala sesuatu terjadi begitu cepat yang menyebabkan Anda mesti membuat keputusan dengan cepat,” lanjutnya.
“Saya melihat jika Levante mengawali musimnya dengan baik dan mereka bertanding dengan performaa dua pemain depan, namun saya juga membahasnya dengan sang pelatih semenjak bulan Juni dan mereka memperlihatkan minat terhadap saya.”
“Pada mulanya saya kira akan tetap menetap di Real Madrid , namun minggu lalu merubah segalanya,” tegas Mayoral.

Marco Asensio Tak Ingin Pindah Dari Real Madrid

Pemain dari klub sepakbola Real Madrid, Marco Asensio sekarang ini memberikan keterangan berhubungan dengan masa depannya yang sedang hangat diberitakan, ia tak memiliki minat untuk hengkang ke skuad yang lain. Asensio malah sangat percaya jika dirinya akan dapat bermain jauh lebih bagus untuk Madrid dimusim 2018/19 ini.
Asensio dalam jendela transfer musim panas silam memang sedang diisukan jika dirinya akan memilih untuk akan hengkang dari skuad Real Madrid. Sederet skuad kelas atas Eropa juga dikatakan sangat terpikat untuk memburu jasa dari pemain yang sekarang ini menginjak 22 tahun itu.
Salah satu skuad yang kita lihat sangat ingin memburu Asensio yaitu klub sepakbola Liverpool. Finalis dari Liga Champions dimusim 2017/18, dikatakan sudah siapkan dana yang besar agar mereka bisa memboyong gelandang incaran klub papan atas tersebut. Namun akhirnya malah tidak ada transfer yang terjadi.
Dan sekarang ini juga terdapat isu yang mengungkapkan jika Marco Asensio mempunyai niat untuk hengkang dari skuad Madrid dikarenakan menit dirinya turun ke lapangan yang tak sesuai dengan harapan dirinya. Namun, Asensio telah menepis isu tentang kepindahan dirinya ke skuad lain.
Jika kita lihat dirinya berada di skuad Madrid, memang sudah sangat terlihat jika Asensio menjalani hari-harinya dengan buruk. Ia tak tampil reguler lantaran memang terdapat trio Cristiano Ronaldo, Gareth Bale dan Karim Benzema yang merupakan pemain-pemain kelas dunia. Asensio juga dikatakan memang mempunyai keinginan untuk hengkang.
“Saya tak pernah mempunyai pemikiran untuk hengkang dari klub sepakbola Real Madrid ke klub yang manapun,” papar Asensio.
“untuk saat ini merupakan musim yang ketiga saya memperkuat klub Madrid, dikeadaan ini, saya memang mempunyai pikiran jika saya akan punya kontinuitas dan bisa turun dengan lebih menonjol lagi. Saya bahagia lihat kinerja yang saya jalankan ini,” tutup Marco Asensio.

Laurent Koscielny Memikirkan Masalah Kliennya akan Hengkang

Pihak Agen centre-back dari kubu Arsenal, yakni Laurent Koscielny mengungkapkan jika pemainnya tersebut amat memikirkan mengenai masalahnya untuk meninggalkan klub di bursa transfer musim panas ini dan berlabuh ke Prancis.
Koscielny yang tengah menderita cedera panjang menjelang berakhirnya musim 2017/18 sehingga dirinya mesti melewatkan ajang kompetisi Piala Dunia 2018 dan paruh pertama musim ini.
Pesepakbola yang berpaspor Prancis dan pada tahun ini berusia 32 tahun tersebut sempat kerap dihubung-hubungkan dengan Olympique Marseille. Dua kubu dari Ligue 1 Prancis lainnya yakni klub Olympique Lyon serta AS Monaco, juga diberitakan mengincar sang pemain bek.
Pihak agensi Koscielny, Stephane Courbis, kalau bukan disebabkan oleh cedera Achilles, sang kapten mungkin saja telah hengkang dari Emirates Stadium.
“Kami yang sudah membuka berbagai jalan untuk Laurent, dari China sampai Prancis. Dirinya tak dapat melihat jika akan bermain untuk klub Inggris lain setelah Arsenal,” papar Courbis.
“Semenjak Marseille menjalni hubungan dekat untuk dirinya pada musim kemarin, keinginan untuk balik lagi ke Ligue 1 di usianya yang sudah 32 tahun sudah ada dibenaknya.”
“Terdapat kemungkinan yang mungkin saja bisa terjadi. Lyon yang merupakan klub pesaing terkuat dalam hal memboyongnya, khususnya usai mereka berhasil melaju ke Liga Champions. Monaco juga tengah mengincar dia.”
Koscielny telah balik lagi ke kendang latihan tim di bulan kemarin, akan tetapi masih belum terdapat jadwal kapan dirinya akan kembali bertanding.

Paris Saint-Germain Guna Dalam Memboyong Neymar dan Kylian Mbappe

Hambatan aturan Financial Fair Play kepada Paris Saint-Germain yang dalam menghabiskan biaya besar pada beberapa tahun terakhir, khususnya dalam memboyong Neymar dan Kylian Mbappe, yang menyebabkan klub ibukota Prancis tersebut itu membuat manuver unik pada bursa transfer musim panas ini.
Yang paling bagus ialah sukesnya keberhasilan mereka mendatangkan pemain dengan kasta kedua Liga Inggris, yakni pemain bernama Eric Maxim Choupo-Moting dari klub Stoke City.
Pemain yang berpaspor Kamerun itu diboyong dengan tanpa mengeluarkan biaya dan diikat dengan perjajian kontrak selama dua tahun di Parc des Princes. Salah satu yang tengah dipikirkan oleh PSG memboyong pemain Choupo-Moting dipercaya sebab dalam rekomendasi manajer Thomas Tuchel yang dulunya pernah menjadi penggantin berumur 29 tahun tersebut ketika di Mainz.
“Saya yang justru merasa sangat terhormat menjadi bagian dari klub besar Eropa ini, Paris Saint-Germain,” paparnya.
“Saya memiliki keinginan untuk menyatakan terima kasih terhadap sang direktur dan manajer atas kepercayan yang mereka perlihatan degan memboyong diriku. Saya bakal memberikan kemampuan yang bisa berikan di lapangan, ketika setiap hari, untuk memboyong mengenai dedikasi saya kepada klub baru.
“Tiba di Prancis, negara besar yang paling besar ialah momen fantastic dalam masalah sepakbola, adalah momen fantastis dalam karir saya. Saya akan bermain dengan beberapa rekan yang istimewa dan saya tidak sabar untuk merasakan atmosfer Parc des Princes!”
Selain Choupo-Moting, sang juara denga juara bertahan selama Ligue 1 Prancis itu sebelumnya berhasil memboyong Juan Bernat dari Bayern Munich menjadi penutupan dari bursa transfer.

Manchester United Dan Barcelona Inginkan Monchi

Rencana dari klub sepakbola Manchester United untuk memboyong Monchi sekarang ini mendapatkan kendala. Raksasa dari Spanyol, Barcelona saat ini juga diisukan tengah memburu incaran mereka itu. Monchi memang sangat disukai dalam bursa transfer Eropa. dirinya mulai menjadi pakar transfer ulung pada waktu ditunjuk jadi Direktur Teknik Sevilla.
Pada musim lalu AS Roma sukses mendapatkan pria yang menginjak usia 49 tahun itu. Dan AS Roma berhasil tampil agresif dalam jendela transfer dimana mereka berhasil memboyong gelandang muda anyar seperti Justin Kluivert, Patrik Schick, Bryan Cristante dan juga Ante Coric.
Manuver apik Monchi dalam jendela transfer juga diberitakan berhasil mengantarkan United terpikat untuk menggunakan jasanya. United bukan satu-satunya pihak yang ingin memboyong Monchi lantaran Barcelona juga menginginkan sang juru transfer tersebut.
Dan sebelum itu skuad Manchester United memang mempunyai rencana untuk mencari juru transfer baru yang anyar untuk skuad mereka. Lantaran rencana transfer dari skuad MU ini memang sudah gagal total dalam musim panas ini.
Jose Mourinho benar-benar tak suka dengan gagalnya skuad MU memboyong bek tengah pilihan dirinya. Oleh karenanya dia merasa memerlukan Direktur Teknik untuk bantu dirinya di Manchester United.
Mourinho sendiri mengetahui dengan jelas reputasi dari Monchi. Oleh karenanya dia juga meminta agar skuad bisa memboyong mantan penjaga gawang Sevilla tersebut. Sementara Barcelona juga ingin membeli jasa Monchi supaya bisa membenahi alur transfer mereka.

Jose Mourinho menolak Manchester United tertarik dengan Ronaldo

Isu yang berhubungan dengan Manchester United terpikat untuk memboyong Ronaldo dan Jose Mourinho dikatakan menolak kehadiran dirinya sampai saat ini masih terus menghangat. Dan pada waktu dirinya dipertanyakan dengan isu tersebut, pelatih tersebut mengungkapkannya.
Rumor yang berhubungan dengan hengkangnya Ronaldo kembali terdengar pada waktu gelandang itu melepaskan sinyal hengkang setelah pertandingan final Liga Champions bulan Mei lalu. Pemain papan atas yang berasal dari Portugal itu juga dipercaya jika dirinya akan hengkag ke Manchester United.
Isu itu juga sempat hilang lantaran performa dari Ronaldo dengan timnas Portugal di Piala Dunia 2018 silam. Tetapi sesudah ajang bergengsi tersebut lewat, sang penyerang kemudian malah akhirnya jadi pemain dari klub sepakbola Juventus.
Sederet laporan juga mengungkapkan jika Jose Mourinho sendiri yang tidak ingin pemain yang berhasil mendapatkan Ballon D’Or lima kali tersebut ke dalam tim yang dirinya asuh itu. tetapi, mantan pengasuh Chelsea itu dengan tegas menepis isu tersebut.
“Cristiano tak pernah ada diatas meja saya untuk mengungkapkan kata ya ataupun tidak,” papar Mourino. “Cristiano datang kekami, hal tersebut memang tak pernah dimeja saya,”.
Dirinya memang diungkapkan memerlukan amunisi yang baru dalam sektor pertahanan, tetapi sosok yang dia perlukan memang tak mendapatkan hasil sampai dengan jendela transfer berakhir. Hal tersebut juga yang dipercaya menjadi sebab kalahnya Manchester United dalam dua laga Premier League.
Yang hal positifnya yakni keadaan kembali normal sesudah Manchester United mendapatkan keberhasilan atas Burnley. Mereka berhasil mendapatkan kemenangan dengan skor 2-0 dari dua gol sang penyerang, Romelu Lukaku.

Borussia Dortmund Akan Merekrut Paco Alcacer

Borussia Dortmund Akan Merekrut Paco AlcacerBorussia Dortmund yang tengah melakukan perombakan dengan memperkuat posisi bagian lini depan dengan memboyong pemain Paco Alcacer. Dortmund yang memboyong Alcacer dari klub Barcelona dengan menyandang status sebagai pemain pinjaman.

Dortmund yang meminjam pemain Alcacer dengan durasi satu musim dan dibayar dengan biaya transfer sebesar 2 juta euro. Dortmund memiliki pilihan untuk mempermanenkan sang pemain dengan biaya transfer mecapai 23 juta euro.

“Kami merasa sangat bahagia ketika Paco Alcacer sudah memberikan keputusan dalam memilih Borussia Dortmund dan kami percaya jika pemain dengan tipe semacam ini cocok dengan cara kami menjalani latihan dan turun lapangan untuk bertanding,” papar Direktur Olahraga Dortmund Michael Zorc.

“Paco yang memberikan bukti mengenai kualitasnya ketika masih muda di Valencia, dengan berhasil menjebolkan bnyak bola dan memperoleh dukungan yang spesial ketika menjabat sebagai kapten tim di umurnya yang baru mencapai 22 tahun,” lanjutnya.

“Di Barcelona, dirinya yang bisa bekerja sebagai pemain terbaik di jajaran dunia. Sebab pertandingan yang mengesankan di lini serang, ia akhirnya memberikan keputusan untuk membuat awal yang baru dijalani dengan durasi selama dua tahun.”

Sebelumnya, Alcacer yang telah diboyong Barcelona di bulan Agustus 2016 yang menjabat menjadi pelapis Luis Suarez. Akan tetapi, dirinya mengalami kesusahan dan memperoleh waktu bermain. Selama dua musim ini, striker 24 tahun tersebut pefeom sebanyak 50 kali di seluruh ajang pertandingan.

“Saya sungguh-sungguh tidak sabaran lagi untuk bertanding melawan lawan dan bermain di Bundesliga,” kata Alcacer.

“Hal ini ialah sebuah satu liga terbaik di jajarn dunia. Dengan fansnya yang mengesankan dan tribun yang menjadi orang yang dikenal, BVB memiliki suatu hal yang ajaib untuk tiap pemain bola.”