Home » Main » Beto meminta Sriwijaya FC harus berkaca kepada Persebaya

Beto meminta Sriwijaya FC harus berkaca kepada Persebaya

Pemain dari Sriwijaya FC yaitu Alberto ‘Beto’ Goncalves, menganggap bahwa timnya harus berkaca dari Persebaya Surabaya untuk tampil lebih solid di Liga 1 2018. Beto mengimbau agar klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut untuk bermain dengan kolektif dan juga tidak bergantung hanya kepada satu pemain saja.
Pernyataan itu berasal dari keluhan manajemen Sriwijaya FC terhadap Beto yang kini dipanggil untuk membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018. Petinggi klub meminta PSSI untuk memberi dispensasi kepada Beto dengan bermain pada laga lanjutan Liga 1 2018.
Manajemen Sriwijaya FC ternyata khawatir timnya akan semakin terpuruk tanpa adanya Beto. Saat ini Laskar Wong Kito menduduki di peringkat ke-15 dengan perolehan 33 poin. Mereka hanya unggul satu angka dari PS Tira yang saat ini berada di urutan ke-16 klasemen sementara Liga 1, atau batas dari zona degradasi.
“Saya tahu Sriwijaya berada di posisi tidak nyaman di klasemen. Kami tahu itu berbahaya. Namun, kami harus fokus dan bersatu. Banyak yang bicara sama saya, bagaimana kalau saya main di Timnas Indonesia,” kata Beto kepada KLY Sports, Rabu (31/10/2018).
Beto menganggap situasi Sriwijaya untuk saat ini, memiliki kesamaan dengan yang dialami oleh Persebaya. Sang pemain menyebut bahwa klub berjuluk ?Bajol Ijo tersebut masih dapat keluar dari zona degradasi, walaupun tidak diperkuat oleh bomber andalan, yakni David da Silva.
Silva merupakan pemain top scorer sementara di Liga 1 2018 dengan torehan 16 gol. Namun, penyerang asal Brasil itu harus absen membela Persebaya di pekan ke-26 melawan Persib Bandung dan ke-27 melawan Madura United karena menderita cedera.
Akan tetapi, Persebaya tetap tampil gemilang. Skuat yang diasuh oleh Djajang Nurdjaman itu meraih kemenangan 4-1 atas Persib Bandung dan juga 4-0 ketika bersua Madura United.
“Situasi itu bisa membuat Sriwijaya mati. Namun, saya menganggap tidak mungkin terjadi. Ada beberapa contohnya, satu di antaranya Persebaya. Mereka tanpa Silva dalam beberapa laga terakhir. Namun, Persebaya tetap solid, menang, dan cetak banyak gol,” tutur Beto.
“Persebaya menang melawan Persib, dan kemarin juga menang melawan Madura United. Itu semua tanpa Silva. Satu tim harus bekerja sama untuk menang, bukan hanya satu orang saja,” ujar Beto.