Home » Main » Beberapa pemain alumni Piala AFF 2016 menjadi andalan Bima Sakti

Beberapa pemain alumni Piala AFF 2016 menjadi andalan Bima Sakti

Pelatih Timnas Indonesia yaitu Bima Sakti, secara resmi belum mengumumkan dari 23 pemain yang akan dibawa ke Piala AFF 2018. Namun, dapat dilihat dari laga uji coba yang terakhir Timnas Garuda, kemungkinan besar terdapat beberapa dari alumni pemain di Piala AFF 2016 yang akan kembali dipanggil untuk membela Timnas Indonesia.
Pada saat skuat asuhan dari Bima Sakti uji coba terakhir melawan Hong Kong, merupakan kombinasi dari muka baru dan juga muka lama langganan bagi Timnas Indonesia. Dalam skuat tersebut, pemain yang paling tua adalah Alberto Goncalves dengan umurnya yang saat ini 37 tahun dan pemain paling muda yaitu Febri Hariyadi.
Di antara nama-nama tersebut telah masuk delapan pemain yang sudah tidak asing lagi di Timnas Indonesia. Mereka itu pemain yang dulu pernah bermain di ajang Piala AFF 2016 dengan asuhan dari pelatih Alfred Riedl.
Nama para pemain tersebut adalah Stefano Lilipaly, Andritany Ardhiyasa, Hansamu Yama, Andik Vermansah, Fachrudin Wahyudi Aryanto, Dedi Kusnandar, Evan Dimas, dan Abduh Lestaluhu. Pemanggilan dari para pemain tersebut bukan tanpa alasan, mengingat bahwa mereka telah dinilai sebagai pemain andalan di Timnas Indonesia.
Misalnya untuk Andritany Ardhiyasa, pada saat di Piala AFF 2016 kurang mendapatkan peran dan kemungkinan besar saat ini menjadi kiper inti bagi Timnas Indonesia.
Adapun di lini belakang, kemungkinan besar ditempati oleh Fachrudin Aryanto, Hansamu Yama, hingga Abduh Lestaluhu. Kemudian, terdapat pemain yang tidak asing lagi yaitu Evan Dimas, menjadi pilihan di lini tengah bermain bersama Stefano Lilipaly, Andik Vermansah, dan Dedi Kusnandar.
Selain dilihat dari segi kualitas, pemanggilan kembali mereka untuk bermain di Piala AFF 2018 juga karena pengalaman matang yang sudah dimiliki.
Tetapi, dari semua hal tersebut hanya masih berupa prediksi dari materi kerangka di Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018. Pelatih Bima Sakti hingga saat ini masih memiliki waktu selama sepekan untuk meyakinkan diri sebelum membawa pemain ke turnamen yang diselenggarakan dua tahunan tersebut.