Prediksi Skor Eibar vs Real Madrid


PREDIKSI BOLA Eibar vs Real Madrid 24 November 2018

Sang juara Liga Champions Real Madrid bakal bertanding melawan Eibar pada tanggal 24November 2018 mendatang. Tentu pertandingan tersebut akan menjadi pertandingan yang sangat ditunggu-tunggu mengingat kualitas permainan klub kenamaan Real Madrid yang selalu apik di lapangan hijau. Keduanya akan berlaga dalam kompetisi Liga Spanyol LaLiga Santander di Ipurua Municipal Stadium mulai pukul 19.00 WIB. Hingga saat ini, Real Madrid masih menduduki posisi ke-6 dalam klasemennnya. Sementara Eibar masih berada jauh di bawahnya dengan urutan ke-13 klasemen.

Tentu akan menjadi tantangan tersendiri bagi Eibar selaku tuan rumah untuk bisa mengungguli sang juara Real Madrid tersebut. Dengan posisinya sebagai tuan rumah pada pertandingan pekan mendatang setidaknya menjadi suatu keuntungan tersendiri untuk memperoleh dukungan lebih banyak sehingga bisa tampil lebih percaya diri. Meskipun performa Eibar yang dinilai masih kurang baik dalam beberapa pertandingan terakhir, tidak menutup kemungkinan bagi klub tersebut untuk kemungkinan memberi kejuatan dengan bermain lebih agresif di lapangan hijau.

Sebaliknya dengan Real Madrid yang berhasil bangkit dari keterpurukannya hingga akhirnya bisa memenangkan beberapa pertandingan terakhir di tahun 2018 ini tentu menjadi  modal awal yang sangat bagus bagi klub ini untuk bisa memenangkan pertandingan. Pertandingan pekan mendatang akan menjadi pertandingan head to head ke-6 bagi keduanya sejak 9 April 2016. Real Madrid bermain dengan sangat baik dengan keberhasilannya mengalahkan Eibar secara telak sebanyak 4 kali. Sedangkan 1 kali pertandingan lainnya berakhir dengan skor seri. Total produktivitas gol yang berhasil diraih pun sangat baik dengan jumlah cetakan gol sebanyak 14 gol dan hanya kebobolan 3 gol saja.

Sementara itu, dalam lima pertandingan terakhir Eibar hanya berhasil menang dalam satu kali pertandingan ketika berhadapan dengan Deportivo Alaves. Dua pertandingan lainnya berakhir kekalahan ketika berhadapan dengan Celta De Vigo dan Sporting Gijon. Sedangkan 2 pertandingan lainnya berakhir seri ketika bertanding melawan Athletic Club dan Real Valladolid. Klub ini berhasil mencetak sebanyak 3 gol dengan kebobolan 8 gol. Real Madrid bermain dengan lebih baik karena berhasil menang dalam 4 kali pertandingan ketika melawan Melilla, Real Valladolid, Viktoria Plzen, dan Celta De Vigo.

Sementara klub ini harus menerima kekalahannya dari Barcelona dengan skor 5 – 1. Total gol yang berhasil dicetak Real Madrid adalah sebanyak 16 gol dengan kebobolan 7 gol saja. Prediksi skor akhir pertandingan Eibar vs Real Madrid diperkirakan akan mencapai skor 1 – 4 dan dimenangkan oleh Real Madrid.

Head To Head : Eibar VS Real Madrid

09 Apr 2016    Real Madrid vs Eibar  L          4-0       La Liga

02 Okt 2016    Real Madrid vs Eibar  D         1-1       La Liga

04 Mar 2017   Eibar VS Real Madrid L          1-4       La Liga

22 Okt 2017    Real Madrid vs Eibar  L          3-0       La Liga

10 Mar 2018   Eibar VS Real Madrid L          1-2       La Liga

Lima Pertandingan Terakhir : Eibar

11/11/2018      Real Valladolid vs Eibar        D         0-0       Laliga Spanyol

04/11/2018      Eibar vs Deportivo Alaves     W        2-1       Laliga Spanyol

02/11/2018      Sporting Gijon vs Eibar          L          2-0       Copa del Rey

27/10/2018      Celta Vigo vs Eibar    L          4-0       Laliga Spanyol

21/10/2018      Eibar vs Ath Bilbao    D         1-1       Laliga Spanyol

Lima Pertandingan Terakhir : Real Madrid

12/11/2018      Celta Vigo vs Real Madrid                 W        2-4            Laliga Spanyol

08/11/2018      Viktoria Plzen vs Real Madrid           W        0-5       Liga Champions UEFA

03/11/2018      Real Madrid vs Real Valladolid         W        2-0            Laliga Spanyol

01/11/2018      Melilla vs Real Madrid                       W        0-4       Copa del Rey

28/10/2018      Barcelona vs Real Madrid                  L          5-1            Laliga Spanyol

Perkiraan Susunan dan Formasi Pemain Eibar vs Real Madrid 24 November 2018:

Eibar (4-2-3-1): Yoel Rodriguez; Ruben Jimenez Pena, Paulo Oliveira, Jose Angel, Anaitz Arbilla, Sergio Alvarez, Fabian Orellana, Pablo Hervias, Joan Jordan, Sergi Enrich, Kike.

Real Madrid (4-5-1): Keylor Navas, Daniel Carvajal, Sergio Ramos, Raphael Varane, Marcelo, Toni Kroos, Luka Modric, Casemiro, Karim Benzema, Gareth Bale, Marco Asensio.

Prediksi Skor Eibar vs Real Madrid 24 November 2018 : 1-4

Ismed Sofyan kembali tidak bermain bersama Persija

Kapten Persija Jakarta yaitu Ismed Sofyan, telah mengalami cedera pergelangan kaki yang membuatnya harus kembali untuk menepi dan tidak bisa kembali lagi membela Persija dalam beberapa waktu ini.
Ismed harus mengalami cedera pada saat laga antara Persija melawan Barito Putera di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Selasa (30/10/2018). Dalam laga yang berakhir dengan skor 3-0 kemenangan bagi Persija, Ismed di lapangan hijau hanya bermain selama 25 menit.
Dari cedera tersebut membuat Ismed harus mengalami mimpi buruk kembali, yang kita ketahui bahwa setelah dirinya baru saja kembali dari sanksi Komisi Disiplin PSSI yang harus membuat dia tidak bisa tampil di beberapa laga seperti melawan Perseru Serui, Madura United, dan juga Persipura Jayapura.
“Bagaimana lagi, cedera merupakan bagian dari sepak bola. Saya pun tidak menginginkan kondisi ini, tapi inilah yang terjadi. Jadi ya mau bagaimana lagi?” ujar Ismed Sofyan ketika dibantu oleh Andritany Ardhiyasa meninggalkan Stadion Patriot, Selasa (30/10/2018) malam.
Sementara itu, perawatan secara intensif langsung dilakukan oleh tim medis dari Persija kepada sang kapten. Dokter Persija yaitu Donny Kurniawan, dengan cepat untuk bergegas membawa pemain yang berusia 39 tahun itu ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan cedera tersebut untuk lebih lanjut.
“Kami sudah melakukan X-Ray. Awalnya sedikit khawatir ada fraktur pada fibula kakinya karena ketika masih di lapangan bengkaknya besar sekali. Namun, Puji Tuhan dari hasil rontgen tidak ada yang patah atau bermasalah. Setelah dikompres pun pembengkakan itu berkurang,” ujar dokter tim Persija saat itu.
“Kami juga melihat cedera itu secara fungsional. Syukurlah tidak ada gangguan. Hanya ketika berpijak masih terasa nyeri. Yang harus dilakukan saat ini adalah pengawasan selama dua pekan ke depan untuk recovery,” lanjutnya.
Apabila Ismed Sofyan diharuskan beristirahat selama dua pekan seperti yang diungkap oleh Dokter Donny Kurniawan. Maka saat itu Persija harus kembali lagi untuk kehilangan sang kapten pada saat menghadapi Persebaya Surabaya dan juga PS Tira.

Hanif Sjahbandi mendatangi latihan Arema karena rindu

Pemain yang berposisi sebagai gelandang dari Arema FC yaitu Hanif Sjahbandi, telah divonis untuk absen hingga akhir musim Liga 1. Dia harus mengalami patah tulang di tangan kirinya pada saat laga antara Arema melawan Bali United (20/10/2018).
Setelah menghilang selama satu setengah pekan, dia pun tak kuasa untuk menahan rindu di lapangan hijau. Pada Rabu sore (31/10/2018), Hanif mengunjungi latihan Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
Dia datang bersama karyawan mes Arema dengan menggunakan sepeda motor. Kedatangannya pun langsung disambut oleh skuat Arema. Para pemain dan juga tim pelatih dia temui untuk berjabat tangan dan berpelukan. “Kalau rindu, ya jangan ditanya lagi. Pasti itu,” kata pemain yang berusia 21 tahun tersebut.
Kurang lebih selama satu jam Hanif melihat latihan dari skuatnya. Sesekali dia masuk ke lapangan hanya demi mengobati rindunya untuk menginjak rumput stadion. Pelatih kiper Arema yaitu Yanuar Hermansyah, saat itu juga sempat menggoda Hanif dengan menendang bola ke arahnya. Dia pun merespons bola tersebut dengan mengontrol bola itu menggunakan kakinya. “Masih bisa,” kata Hanif lalu tertawa.
Selain itu, dia juga cukup lama untuk berdiskusi dengan pelatih Arema yaitu Milan Petrovic terkait cedera yang dialaminya. Setelah itu, dia pun pamit untuk pulang. Rencananya Hanif akan melakukan pengobatan cederanya di Jakarta sejak Kamis (1/11/2018).
“Di sana saya akan coba terapi. Semoga bisa lebih cepat pulih. Karena sekarang progresnya juga terus membaik. Saya sudah bisa menggerakan jari dan tangan ini meski masih ada rasa nyeri. Karena awalnya sulit sekali digerakkan,” kata mantan pemain Persiba Balikpapan tersebut.
Kedepan, Hanif belum diketahui kapan akan kembali ke Malang. Tapi jika sudah ada lampu hijau untuk kembali lagi ikut latihan, dia akan kembali secepat mungkin. “Sekarang masih belum bisa latihan. Karena dikhawatirkan nanti ada benturan. Saya akan berusaha untuk segera bermain kembali,” harapnya.
Hanif sudah menjalani operasi penyambungan tulang sehari setelah Arema melawan Bali United.

Djanur berambisi mengalahkan Persija bukan demi Persib

Persebaya telah dijadwalkan dan akan menjalani laga yang cukup berat dengan menuju pekan ke-29 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Mereka akan menghadapai laga kandang dengan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu malam (4/11/2018).
Persija saat ini telah menjadi kekuatan yang patut untuk diperhitungkan dalam meraih gelara juara Liga 1. Klub berjulukan Macan Kemayoran itu baru saja mencatatkan empat kemenangan beruntun dan kini mereka menduduki posisi runner-up di klasemen sementara Liga 1 2018.
Walau demikian, pelatih Persebaya yaitu Djadjang Nurdjaman, berambisi untuk menaklukan Persija. Dia saat ini masih membutuhkan kemenangan untuk mengamankan posisi Bajul Ijo di klasemen.
“Posisi kami tetap tidak aman, makanya kami ingin tampil bagus dan menang di kandang sendiri. Saya masih berusaha untuk menjauhkan Persebaya dari zona degradasi,” kata pelatih asal Majalengka itu.
Persebaya kini harus menguni di peringkat 12 dengan meraih 35 poin dari 28 pertandingan yang telah dijalani. Mereka hanya selisih tiga angka dari PS Tira yang berada di peringkat 16 atau posisi teratas dari zona degradasi.
Pelatih yang biasa dipanggil Djanur tersebut, memiliki modal yang sangat berharga menjelang menghadapi Persija. Dia sebelumnya pernah menjadi nahkoda bagi Persib selama beberapa tahun dan juga terlibat dalam rivalitas Partai Klasik kontra Persija.
Tetapi, Djanur menolak anggapan bahwa dari ambisinya untuk mengalahkan Persija nanti didasari status sebagai legenda dari Persib. Dia hanya ingin fokus untuk membawa Persebaya mengamankan posisi di Liga 1 musim depan.
“Kami ingin mengalahkan Persija dengan kepentangan untuk tim sendiri. Tidak kepentingan membantu tim lain. Saya ingin membawa Persebaya menjauh dari zona degradasi,” tandasnya.
Di sisi lain, Persib untuk saat ini masih terlibat dalam persaingan sengit meraih gelar juara Liga 1. Klub dengan julukan Maung Bandung itu berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi 46 poin.
Mereka menempel Persija yang berada di posisi runner-up dengan perolehan 48 poin. Sementara posisi puncak klasemen masih diduduki oleh PSM Makassar dengan raihan 40 poin.

Beto meminta Sriwijaya FC harus berkaca kepada Persebaya

Pemain dari Sriwijaya FC yaitu Alberto ‘Beto’ Goncalves, menganggap bahwa timnya harus berkaca dari Persebaya Surabaya untuk tampil lebih solid di Liga 1 2018. Beto mengimbau agar klub berjuluk Laskar Wong Kito tersebut untuk bermain dengan kolektif dan juga tidak bergantung hanya kepada satu pemain saja.
Pernyataan itu berasal dari keluhan manajemen Sriwijaya FC terhadap Beto yang kini dipanggil untuk membela Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2018. Petinggi klub meminta PSSI untuk memberi dispensasi kepada Beto dengan bermain pada laga lanjutan Liga 1 2018.
Manajemen Sriwijaya FC ternyata khawatir timnya akan semakin terpuruk tanpa adanya Beto. Saat ini Laskar Wong Kito menduduki di peringkat ke-15 dengan perolehan 33 poin. Mereka hanya unggul satu angka dari PS Tira yang saat ini berada di urutan ke-16 klasemen sementara Liga 1, atau batas dari zona degradasi.
“Saya tahu Sriwijaya berada di posisi tidak nyaman di klasemen. Kami tahu itu berbahaya. Namun, kami harus fokus dan bersatu. Banyak yang bicara sama saya, bagaimana kalau saya main di Timnas Indonesia,” kata Beto kepada KLY Sports, Rabu (31/10/2018).
Beto menganggap situasi Sriwijaya untuk saat ini, memiliki kesamaan dengan yang dialami oleh Persebaya. Sang pemain menyebut bahwa klub berjuluk ?Bajol Ijo tersebut masih dapat keluar dari zona degradasi, walaupun tidak diperkuat oleh bomber andalan, yakni David da Silva.
Silva merupakan pemain top scorer sementara di Liga 1 2018 dengan torehan 16 gol. Namun, penyerang asal Brasil itu harus absen membela Persebaya di pekan ke-26 melawan Persib Bandung dan ke-27 melawan Madura United karena menderita cedera.
Akan tetapi, Persebaya tetap tampil gemilang. Skuat yang diasuh oleh Djajang Nurdjaman itu meraih kemenangan 4-1 atas Persib Bandung dan juga 4-0 ketika bersua Madura United.
“Situasi itu bisa membuat Sriwijaya mati. Namun, saya menganggap tidak mungkin terjadi. Ada beberapa contohnya, satu di antaranya Persebaya. Mereka tanpa Silva dalam beberapa laga terakhir. Namun, Persebaya tetap solid, menang, dan cetak banyak gol,” tutur Beto.
“Persebaya menang melawan Persib, dan kemarin juga menang melawan Madura United. Itu semua tanpa Silva. Satu tim harus bekerja sama untuk menang, bukan hanya satu orang saja,” ujar Beto.

Alasan pelatih Persipura memainkan Todd Rivaldo Ferre

Pemain muda dari Persipura Jayapura yaitu Todd Rivaldo Ferre, baru saja meninggalkan Timnas Indonesia U-19 yang telah menjalani pertandingan bergengsi di Piala AFC U-19 2018. Dia terakhir kali bermain pada saat Tim Garuda Nusantara harus kalah dengan skor akhir 0-2 dari Jepang di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (28/10/2018).
Hanya memiliki waktu istirahat hanya selama satu hari, Rivaldo sudah tampil bersama Persipura di laga pekan ke-28 Gojek Liga 1 bersama Bukalapak. Dia turun ke lapangan hijau selama 22 menit melawan Persebaya Surabaya di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa siang (30/10/2018).
Pelatih Persipura yaitu Oswaldo Lessa, mengungkapkan bahwa alasan menurunkan Rivaldo yang kondisi kebugarannya tidak maksimal. Apalagi, pelatih Timnas Indonesia U-19 yaitu Indra Sjafri, mengungkapkan Rivaldo masih menderita demam saat diturunkan di saat babak kedua laga melawan Jepang.
Menurut Oswaldo, Persipura sangat membutuhkan tenaga Rivaldo untuk laga melawan Persebaya.
“Sebelum pertandingan, saya datangi dia dan bicara ‘kamu tidak bisa main bermain penuh nanti, bahkan 45 menit saja tidak bisa, tapi 30 menit mungkin bisa’. Saya tunggu jawaban dan dia bilang mau,” ungkap Lessa.
“Saya tidak bisa mengambil keputusan sendiri untuk urusan ini. Dia masih muda dan punya kualitas. Saya melihat dia percaya diri dan membuktikan kualitasnya di pertandingan ini,” imbuh pelatih yang berasal dari Brasil itu.
Alhasil, pemain muda berusia 19 tahun itu masuk di menit ke-68 untuk menggantikan Frisca Womsiwor. Dengan hanya menit bermain yang minim, Rivaldo saat itu memang tidak melakukan banyak hal.
Apalagi, situasinya saat itu Persipura sudah unggul dengan skor 3-0 berkat gol Boaz Solossa (6′) Marcio Rosario (56′) dan Hilton Moreira (66′). Dia hanya membantu memperkuat lini tengah dari tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut.
Hanya, setelah itu Persipura gagal untuk mencatatkan cleansheet karena harus kebobolan satu gol. Bek Persebaya yaitu Otavio Dutra mencetak gol lewat titik putih pada menit ke-71 membuat laga berakhir dengan skor 3-1.

Komentar Fabiano Beltrame setelah raih kemenangan melawan PSM Makassar

Kebangkitan dari Madura United di Gojek Liga 1 bersama Bukalapak disambut dengan suka cita oleh seluruh pihak. Mereka telah berhasil menaklukan PSM Makassar dengan tiga gol tanpa balas di Stadion Gelora Bangkalan, Bangkalan, Senin malam (29/10/2018).
Pemain, jajaran pelatih, dan juga manajemen, menghampiri para suporter yang saat itu berada di tribune ketika seusai laga berakhir. Dapat dilihat bahwa kemenangan ini terasa sangat spesial, dan terlebihnya lagi diraih atas tim yang sedang menduduki puncak klasemen.
Kapten Madura United yaitu Fabiano Beltrame, dengan sangat bersyukur bahwa timnya akhirnya kembali untuk meraih kemenangan. Dia merasa timnya untuk saat ini sudah menemukan kembali jalan yang sudah seharusnya untuk kedepan.
“Saya pikir teman-teman, meski sempat kalah, justru merasa termotivasi untuk bangkit. Kami selalu punya kata yang baik, bukan untuk jatuh, tapi supaya bangkit. Itu yang kami inginkan bersama tim ini,” kata stopper yang berasal dari Brasil itu.
Memang bukan hal yang mudah Madura United bisa memperoleh tiga angka di laga ini. Kita ketahui bahwa mereka harus meraih poin penuh atas PSM, yang merupakan tim dengan rekor 10 pertandingan tidak terkalahkan sebelum laga ini digelar.
Dan juga, Laskar Sapeh Kerrab saat ini dalam kondisi terpuruk setelah gagal menang dalam tiga laga yang sudah dijalani sebelumnya, termasuk tumbang di kandang. Paling baru adalah mereka tidak berkutik dengan 0-4 dari Persebaya Surabaya (25/10/2018).
“Orang menyebut kami sudah mati, tapi kami sudah membuktikan masih hidup. Kami kerja dan menang melawan tim besar. Kami punya kualitas untuk melawan tim mereka. Nanti di sisa pertandingan, kami bisa maksimal untuk mendapatkan poin,” imbuhnya.
Fabiano sebagai kapten tim sekaligus pemain gaek dan sarat pengalaman mengemban tugas untuk mengangkat kembali mental pemain. Dia merasa, pelatih Madura United, Gomes de Oliveira, juga memegang peran penting untuk kemenangan tim.
“Mungkin itu hasil latihan coach yang memberi kami lebih banyak kesempatan latihan dan belajar. Saya pikir selalu mencoba terus, meski gagal, sangat bagus. Kami semua sudah berjuang maksimal dan meraih hasil positif,” kata pemain berusia 36 tahun itu.

Kembali mimpi buruk di laga tandang Semen Padang

Semen Padang kembali lagi dengan terjungkal di saat laga tandang babak 8 besar Liga 2 2018. Kabau Sirah harus mengakui keunggulan dari tuan rumah yaitu Kalteng Putra, di Stadion Tuah Pahoe, Palangkaraya, dengan skor akhir 1-0, Selasa (30/10/2018).
Tidak hanya mengalami kalah, Semen Padang juga harus mengalami mimpi buruk lainnya, yakni menjadi korban dari banyaknya kartu yang diterima disebabkan ketegasan sang pengadil laga tersebut.
Dari tujuh kartu kuning yang dikeluarkan wasit pada pertadingan tersebut, tim Kabau Sirah harus menerima lima kartu yang di antaranya diterima oleh Ngurah Nanak, Irsyad Maulana, Manda Cingi, Fridolin Cristov Yoku.
Tak membutuhkan banyak waktu bagi Kalteng Putra untuk membuka keunggulan skor di hadapan suporter sendiri. Baru lima menit jalannya babak pertama, pemain striker tuan rumah yaitu Kushedya Hari Yudo, berhasil untuk menaklukkan kiper Rendi Oscario dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang tim tamu.
Meski berusaha bangkit dan menipiskan ketertinggalan, tim urang awak ternyata tak berhasil untuk membalas keunggulan lawan di babak pertama, walaupun beberapa peluang berhasil diciptakan.
Di babak kedua, penampilan dari Hengki Ardiles dkk. mulai berkembang dan lebih menguasai bola. Koordinasi permainan mulai terlihat ditambah kemampuan menerobos lini pertahanan tuan rumah.
Hanya, rapatnya barisan pertahanan dari tuan rumah mampu menyulitkan Irsyad Maulana dan juga Firman Septian dengan mengonversikan peluang menjadi gol. Hal yang sama juga berlaku bagi Kalteng Putra, beberapa peluang matang di depan gawang Semen Padang juga gagal dimanfaatkan menjadi gol tambahan.
Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, menyebut, secara keseluruhan anak asuhnya bermain dengan baik. Hanya, beberapa peluang gagal dikonversikan menjadi gol.
“Pemain sebenarnya bermain sesuai strategi, namun banyak kesempatan yang gagal kami manfaatkan menjadi gol. Kami akan segera berbenah, mengingat jadwal ke pertandingan selanjutnya sangat mepet,” ungkap Syafrianto.
Kelalahan dari Kalteng Putra membuat posisi Semen Padang melorot ke posisi ketiga Grup A. Sementara kemenangan yang diperoleh tuan rumah mengantarkan tim asuhan Kas hartadi itu untuk sementara bertengger di posisi pertama dengan koleksi empat poin. Posisi kedua ditempati Aceh United dengan poin tiga, sama dengan Semen Padang, namun unggul selisih gol.

Cerita pelatih Jepang terkait hujan deras melawan Timnas Indonesia U-19

Jepang telah berhasil dengan mencatatkan kemenangan 2-0 atas Timnas Indonesia U-19 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (29/10/2018) malam WIB pada babak perempat final di ajang Piala AFC U-19.
Dalam jalannya pertandingan tersebut, memang hujan deras harus mengguyur SUGBK pada saat babak kedua. Usai turun, pelatih Jepang yaitu Masanaga Kageyama, menaruh curiga dengan adanya guturan hujan di laga melawan Timnas Indonesia U-19.
“Tiba-tiba hujan sangat deras, ada petir. Saya juga curiga ada yang berdoa untuk menurunkan hujan saat melawan Jepang,” katanya.
Walaupun mengalami cuaca tersebut, Kageyama bersyukur bahwa anak-anak asuhnya tetap bermain tenang tampil di bawah guyuran hujan deras. Dia juga memuji mental para pemainnya yang tetap tenang menghadapi tekanan dari para suporter Timnas Indonesia U-19.
“Kami memahami ada tekanan dari seluruh penonton yang hadir, tapi pemain terlihat sangat tenang. Itu pasti akan jadi tekanan untuk semua pesepak bola bermain di hadapan penonton sebanyak itu. Di awal babak kedua Indonesia bermain agresif untuk menciptakan gol. Tapi para pemain kami tetap tenang dan bagus dalam komunikasi,” ujar Kageyama.
Kageyama melanjutkan, saat itu dirinya tidak terkejut ketika Timnas Indonesia U-19 menurunkan lima bek di babak pertama. Menurutnya, keputusan dari Indra Sjafri di babak pertama bukanlah sebuah kejutan.
“Tidak mengejutkan bagi kami (Indonesia memasang 5 bek dan satu penyerang) di babak pertama. Pada laga-laga sebelumnya saya juga telah melihat seperti itu,” ucapnya.
“Tim lawan tidak mau kebobolan. Setelah kebobolan pasti mereka akan menyerang,” kata Kageyama melanjutkan.
Kesuksesan yang didapat Jepang berkat gol dari Shunki Higashi lewat tendangan dari jarak jauh di menit ke-40 dan aksi Taisei Miyashiro di menit ke-70. Berkat dua gol tersebut, langkah Jepang untuk mempertahankan gelar Piala Dunia U-20 semakin terbuka lebar.
“Saya sangat bangga dengan upaya para pemain dalam pertandingan yang menentukan ini. Saya juga bangga dengan staf yang berhasil mengatur stamina pemain setelah laga demi laga,” ujar Kageyama.

Arab Saudi wakil terakhir dari Asia ke Piala Dunia U-20 2019

Timnas Arab Saudi U-19 kini telah berhasil untuk memastikan tiket terakhir dari konfederasi AFC untuk bertanding di ajang Piala Dunia U-20 2019 setelah meraih kemenangan dengan skor akhir 3-1 atas Australia di babak perempat final Piala AFC U-19 2018 yang digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Senin (29/10/2018).
Permainan dengan di dominasi dari Arab Saudi langsung terlihat sejak awal pertandingan berjalan. Hanya membutuhkan waktu tujuh menit, Arab Saudi telah membuka keunggulan melalui gol yang dicetak oleh Turki Al-Ammar.
Tetapi, Australia berhasil melawan dengan mampu memberikan respons baik. Tepatnya di menit ke-42, Australia berhasil untuk membuat kedudukan menjadi imbang lewat gol yang dicetak oleh Nathaniel Atkinson. Babak pertama akhirnya berakhir dengan sama kuat yaitu 1-1.
Di saat babak kedua dimulai, hanya membutuhkan waktu lima menit saja Arab Saudi berhasil dengan kembali unggul. Gol yang tercipta di menit ke-50 lewat Feras Albirakan. Dari situasi ini membuat Arab Saudi kembali dengan optimistis untuk menggapai kemenangan.
Untuk mengamankan keunggulan 2 golnya, Saud Abdulhamid masuk dengan merotasi Khalid Al-Ghannam pada menit ke-76. Ternyata pergantian pemain tersebut berjalan dengan sangat bagus. Saud yang baru saja masuk telah berhasil mencetak gol ketiga untuk Arab Saudi pada menit ke-82.
Keunggulan skor 3-1 yang dimiliki Arab Saudi bertahan sampai laga berakhir. Para pemain pun langsung merayakan kemenangan ini karena mereka sudah membawa tiket terakhir dari Asia untuk berlaga di Piala Dunia U-20 2019.
Keberhasilan Arab Saudi lolos ke Piala Dunia U-20 2019 yang akan digelar di Polandia pada Oktober 2019 melengkapi empat tim yang berhak lolos dari kawasan Asia. Qatar, Jepang, dan Korea Selatan, yang lebih dulu memastikan diri ke Piala Dunia U-20 2019.
Tetapi, perjuangan para pemain Arab Saudi di Piala AFC U-19 2018 belum berakhir begitu saja. Walaupun pasti lolos ke Piala Dunia U-20 2019, mereka sudah ditunggu Jepang di semifinal Piala AFC U-19 2018 yang akan digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kamis (1/11/2018).